1. Teri Hatcher

Aktris yang popular karena penampilannya di serial televisi “Desperate
Housewives,” Teri Hatcher mengatakan kisah pahit dalam hidupnya secara
terang-terangan dalam sebuah wawancara Vanity Fair pada Maret 2006.
Ia
mengatakan kepada VF bahwa ia pernah mengalami siksaan seksual yang
dilakukan oleh pamannya sendiri, Richard Hayes Stone .
Ketika itu
terjadi ia masih berusia lima tahun. Akibat peristiwa yang dialaminya,
Teri kecil harus mengurung diri selama beberapa tahun.
Ia tidak pernah
membicarakan peristiwa pahit yang dialaminya kepada orang lain, hingga
suatu saat ia mencermati salah seorang korban Hayes yang berusia 14
tahun melakukan bunuh diri.
Teri ditemani oleh Jaksa Penuntut kemudian
memberikan keterangan yang memberatkan sang paman. Akibat aksi tersebut
sang paman harus mendekan di penjara selama 14 tahun.
Teri sekarang giat
dalam sebuah organisasi yang bertujuan menyemangati para korban
perkosaan untuk hidup positif dan tidak memandang rendah diri mereka
sendiri.
2. Kelly McGillis

Aktris cantik yang membintangi film “Top Gun” ini pun tak luput dari
trauma yang diakibatkan oleh penganiayaan seksual.
Peristiwa pahit itu
terjadi pada 1982, ketika dua orang pria memasuki apartemen Kelly di New
York dengan paksa.
Kelly dan pacar wanitanya yang saat itu tengah
berada di apartemen kemudian diikat, dipukuli, dan diperkosa dibawah
ancama pisau yang bisa dihunuskan sewaktu waktu jika Kelly melawan.
Tak
beberapa lama setelah ia menderita trauma berat, ia sadar dan lebih
termotivasi dalam menjalani hidup.
Penampilan luar biasanya pun ia
perlihatkan ketika menjadi seorang jaksa penuntut di film “The Accused,”
ia tampil bersama Jodie Foster.
3. Billie Holiday

Bagi pecinta musik blues dan jazz, nama Billie Holiday sudah tidak
asing lagi ditelinga mereka.
Perempuan kulit hitam bersuara emas yang
popular melalui lagu “God Bless the Child,” “Good Morning Heartache,”
dan sebuah lagu jazz yang berlirik kontroversial dan pedih yakni lagu
“Strange Fruit.”
Perjalanan hidup Billie memang tidaklah manis baik sebelum menjadi penyanyi terkenal maupun sesudahnya.
Perjalanan hidup Billie memang tidaklah manis baik sebelum menjadi penyanyi terkenal maupun sesudahnya.
Di usia sepuluh tahun Billie harus
mengalami peristiwa pahit dan paling dibencinya sepanjang hidup, di usia
sangat muda ia diperkosa oleh pria tetangganya sendiri bernama Wilbert
Rich.
Pria bejat itu tertangkap basah oleh ibu Billie, dan dilaporkan ke
polisi.
Pemerkosa itu menghabiskan waktu tiga bulan mendekam di penjara
akibat perbuatannya terhadap Billie.
4. Fiona Apple

Fiona Apple penyanyi sekaligus penulis Asal Amerika Serikat yang pernah
memboyong 12 Grammy Award ini, ternyata memiliki trauma masa kecil yang
diakibatkan oleh pelecehan seksual yang dialaminya.
Saat itu usia Fiona
baru menginjak 12 tahun ketika mengalami pelecehan seksual. Ketika itu
ia sedang berjalan pulang dari sekolah menuju aparteman ibunya.
Bahkan
pada sebuah kesempatan wawancara yang dilakukan oleh sebuah media, Fiona
secara terang terangan menceritakan peristiwa pahit yang membuatnya
trauma di masa kecilnya.
Fiona berpendapat bahwa satu-satunya alasan
yang membuatnya menceritakan dan menyebutkan nama si pemerkosa, untuk
memberikan dukungan positif kepada korban perkosaan lainnya agar selalu
bersemangat dan tidak rendah.
Namun dikemudian hari pengalaman pahitnya itu menginspirasi lagu “Sullen Girl” dan “The Child is Gone.”
Namun dikemudian hari pengalaman pahitnya itu menginspirasi lagu “Sullen Girl” dan “The Child is Gone.”
5. Fran Drescher

Francine Joy “Fran” Drescher, seorang aktris film dan serial televisi,
komedian, produser, dan aktivis kelahiran 30 September 1957.
Namun
publik fim dan serial televisi lebih mengenalnya sebagai Fran Fine tokoh
dari sebuah serial televisi, The Nanny.
Aktris cantik ini tidak luput dari sebuah trauma pelecehan yang dialaminya pada Januari 1985.
Aktris cantik ini tidak luput dari sebuah trauma pelecehan yang dialaminya pada Januari 1985.
Saat itu dua orang perampok bersenjata
memasuki apartemen Fran dan Jacob di Los Angeles, Amerika.
Ketika salah
satu perampok sibuk mencari barang untuk dicuri, satu orang lagi
memperkosa Fran dan temannya.
Jacobson (suami Fran saat itu), tak pelak
dari perlakuan kasar para perampok, ia diikat dan dipaksa menyaksikan
adegan pemerkosaan yang dilakukan terhadap istri dan temannya.
Akibat
peristiwa perampokan dan pemerkosaan ini, Fran mengalami trauma dan
membutuhkan waktu lama untuk pulih.
Dalam sebuah wawancara bersama Larry
King, ia mengatakan bahwa peristiwa tersebut membuatnya trauma. Namun
ia berhasil membuat efek negatif peristiwa pahit itu menjadi semangat
yang positif.
Dalam bukunya,”Cancer Schmancer,” Fran berkata:” Seluruh
hidupku yang negatif berubah menjadi positif.”
Sementara sang pemerkosa
yang saat itu menjalani masa bebas bersyarat harus kembali mendekam di
penjara dan dikenai sanksi dua kali hukuman seumur hidup.




Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Send Your Message